Penulis: Bussaina Aqilah
Di ketik: Rabu 11-09-2013
Pada
awalnya, boneka ini dibeli pada tahun 1918 oleh seorang laki- laki
bernama Ekichi Suzuki di sapporo. Disana dia melihat sebuah boneka
perempuan cantik dan memakai Kimono Jepang. Boneka itu diberikan kepada
adiknya yang bernama Okiku yang berumur 2 tahun. Okiku sangat senang dan
sayang kepada boneka itu. Dia suka memainkannya setiap hari.
Tapi
tidak lama setelah itu, Okiku demam tinggi dan akhirnya me- ninggal
dunia. Pada saat memakamkan Okiku, keluarganya ingin memasukkan boneka
Okiku kedalam peti bersama Okiku, mereka lupa meletakkan disamping mayat
Okiku. Dan akhirnya keluarga Okiku meletakkan boneka Okiku di altar
rumah tangga dan berdoa untuk memperingati kematian Okiku.
Namun
setelah hari demi hari, keluarga Okiku mulai curiga. Mereka melihat
boneka milik Okiku hari demi hari mulai memanjang. Menurut cerita, roh
Okiku berlindung didalam boneka tersebut.
Tahun
1938 keluarga Suzuki pindah ke shakalin, boneka Okiku kemudian
dititipkan di kuil Mannenji di Hokkaido. Menurut pendeta di kuil itu,
boneka tradisional jepang selalu berambut pendek, dia juga membenarkan
kalau rambut boneka okiku terus memanjang, walaupun dipotong terus
menerus, tapi rambutnya tumbuh terus. Menurut kuil, boneka
tradisional awalnya memiliki rambut dipotong pendek, tapi seiring waktu
kewaktu akhirnya bertambah panjang sekitar 25 sentimeter, hingga ke
lutut
boneka.Meskipun rambut boneka ini dipotong terus , namun
menurut cerita rambut tersebut tumbuh lagi.
Ini menjadi inspirasi bermacam-macam flim-flim horor Jepang, salah satunya Haunted School.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar